Berbagilah, Jika Hal Itu Membuat Bebanmu Sedikit Berkurang

Demi masa (detik), sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al ‘Ashr 103:1-3) *****

Terkadang kita butuh kesendirian, sahabatku.. Saat dimana kita butuh ketenangan untuk menata hati kita, menyesali kesalahan-kesalahan kita, meluruskan kembali niat kita, memperkokoh jiwa kita, memohon pada-Nya agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus. Namun ada kalanya pula kita butuh teman untuk berbagi. Teman yang tulus untuk mengingatkan dan menguatkan kita.

Seorang sahabat saya, kemarin ingin menyendiri untuk mendekatkan diri pada Ilahi, dan akhirnya mau berbagi cerita yang sedang dihadapinya. Siapa sangka wanita lembut itu menyimpan masalah yang dirasa berat dan putusan yang diambilnya adalah titik terpenting dalam hidupnya?! Siapa sangka wanita ceria itu bisa menangis saat menumpahkan kesedihannya?! Subhanallah.. Maha Suci Allah..

Saya teringat dulu ketika SMA, tak bisa membendung air mata saat menceritakan kedukaan saya padanya.

Yach.. bukankah dunia ini silih berganti dan kehidupan manusia dipergilirkan?, ada saatnya kita dihadapkan pada masa-masa sulit, ada saatnya kita dihadapkan pada masa-masa senang, ada kalanya kita diberi Allah kemampuan untuk mengumandangkan Firman-Nya, dan ada kalanya pula Allah menitipkan hidayah-Nya pada seseorang untuk kita.

Dan tak pernah saya lupakan peristiwa mengharukan dalam sejarah hidup saya, tatkala kami berjuang bersama 5 sahabat lainnya untuk mempertahankan jilbab saat peraturan sekolah kami (SMA Negeri 1 Pontianak) mengharuskan siswi melepas jilbabnya untuk photo kelulusan. Kami saling mendukung dan menguatkan satu sama lain, tak bergeming saat guru menakut-nakuti bahwa nanti kami tidak bisa diterima di perguruan tinggi untuk melanjutkan sekolah ataupun tidak akan diterima bekerja.

“Biarlah Pak, kami tidak akan melepas jilbab ini kecuali jika kami sudah mati!”. Alhamdulillah.. dan Allahpun memberikan pertolongan-Nya.

Sahabat.. Setiap langkah kehidupan, kita akan senantiasa dicoba, semakin kita berilmu, semakin banyak pula cobaan yang kita hadapi. Dan jangan dikira para ustadz, ustadzah, kiyai, ulama ataupun siapa saja yang mendalam ilmunya itu hidup tanpa cobaan yang berarti, justru cobaan atas diri merekalah lebih berat. Apalagi para Nabi dan Rasul-Nya Muhammad Saw. Karena itu.., berbagilah, jika hal itu membuat bebanmu sedikit berkurang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: