Tips Komunikasi Suami Istri

Kata-kata yang kita ucapkan memiliki kekuatan besar. Oleh karena itu, gunakan komunikasi yang penuh kasih, enak didengar, dan efektif, terutama kepada pasangan sendiri. Nah, anda dapat mempraktikkan saran-saran berikut ini:

  • Jangan suka berasumsi
    Lebih baik minta penjelasan atas apa yang diutarakan lawan bicara. Asumsi Anda belum tentu benar, salah-salah terjadi kesalahpahaman.
  • Selalu merasa paling benar
    Jangan pernah berkomunikasi hanya karena ingin menjadi yang paling benar. Percayalah, hal ini tidak akan berhasil.
  • Mengungkit masalah lama
    Jangan mengungkit persoalan yang sudah lewat, kecuali memang diperlukan untuk memberikan penjelasan.
  • Minta dipuji
    Jika tujuan Anda berkomunikasi hanya ingin dipuji, itu memperlihatkan sikap egois Anda dan komunikasi yang baik tidak akan tercapai.
  • Menguniversalkan pendapat pribadi
    Contohnya, Anda mengatakan, “Semua orang sudah tahu, kok, apa yang saya katakan pasti benar.” Itu sama saja Anda berusaha untuk dibenarkan atau ingin dapat pujian.
  • Membandingkan
    Perlakukan setiap orang sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Sikap membeda-bedakan hanya akan merusak komunikasi antara Anda dan lawan bicara.
  • Berperilaku negatif yang dramatis
    Hal ini hanya akan menambah api dalam sekam. Yang diperlukan adalah ketenangan, kepala dingin, dan membicarakan masalah tanpa rasa marah.
  • Menggunakan bahasa negatif
    Bahasa emosional yang negatif seperti, “Kamu tidak pernah mendengarkan saya” tidak memberikan jalan keluar. Kata-kata seperti “tidak pernah” terdengar menghakimi dan akan membuat lawan bicara lebih membela diri.
  • Tidak menghargai sikap positif
    Jika pasangan sudah berusaha melakukan sesuatu sesuai keinginan Anda, hargailah. Katakan terima kasih karena ia telah bersedia memenuhi permintaan Anda.
  • Sama dan sejajar
    Jangan berkomunikasi untuk mendapatkan persamaan atau untuk membalas dendam. Contohnya, Anda bersitegang dengan pasangan dan mengatakan dia memperlihatkan sikap bermusuhan, jangan heran jika dia merespon bahwa justru Anda yang memperlihatkan sikap demikian padanya.
  • Berbohong
    Anda tentu juga tidak senang jika dibohongi. Oleh karena itu, pastikan Anda jujur.
  • Membiarkan campur tangan dari luar
    Bicarakan masalah langsung pada orang yang bersangkutan hingga selesai. Jangan libatkan orang lain.

    http://www.andiestuff.com

  • One Response

    1. Super post, Need to mark it on Digg

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: