Minggu 5

Cinta Pertamaku

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kelima dengan tema “Cinta Pertama”.

Love_045

Cinta  menurut saya adalah ketika kita merasakan suatu getaran rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Mungkin beberapa orang sepakat dengan pengertian itu. Karena sebenarnya cinta itu muncul secara tiba-tiba yang menimbulkan kita merasa senang. Senang kepada lawan jenis, senang kepada benda, atau senang dengan sesuatu. Cinta Pertama, merasakan suatu getaran untuk pertama kalinya, senang yang muncul pertama kalinya. Dan bagi saya cinta pertama bukanlah hanya tercipta pada cinta lawan jenis. Tapi bisa pada lainnya…

Ketika itu, saya masih berusia 15 tahun sekitar tahun 1998 . Gemuruh yang ada dihati saya semakin bergejolak dan semakin lama semakin ingin sekali jatuh cinta padanya di usia tersebut. Berbagai pertimbangan telah saya pikirkan untuk mengenalnya terlebih dahulu. Dan teman-teman tahu, berapa lama saya berusaha mengenalnya lebih dalam? 3 tahun lamanya saya merenung, memandangnya, dan mengenalnya hingga akhirnya saya memutuskan untuk jatuh cinta padanya. Dan tepat beberapa hari sebelum usia saya menginjak 15 tahun, saya putuskan untuk mencintainya pertama kalinya dan selamanya. Aamiin…

Cinta pertama saya pada “HIJAB”. Itulah yang akan saya bahas dalam tulisan ini. Hijab yang akan menutupi mahkota kepala saya selamanya. Sejak itu,saya takpernah lagi mengumbar aurat saya di depan umum, di depan orang yang selain mahram saya. Bagi orang-orang disekitar, jatuh cinta kepadanya di usia itu merupakan hal yang sangat terlambat.  Tapi takada kata terlambat untuk memakai hijab bagi saya. Dan saya masih beruntung, Allah masih memberikan hidayah itu pada usia saya itu.

Awalnya sulit sekali untuk tetap istiqomah, berbagai keraguan dan godaan muncul dikalangan lingkungan yang notabene belum banyak yang mengenal hijab. Apalagi saya bersekolah dengan background umum, sekolah negeri, bukan sekolah berbasis Islam. Jadi tahun itu masih takbanyak yang mengenakan hijab. Teman-teman yang sama-sama seperjuangan hanya bisa dihitung jari. Namun tekad bulat saya dengan pengenalan dan pemantapan selama 3 tahun,sudah cukup membuat hati saya tidak tergoda sedikitpun. Saya tidak akan melepasnya. Saya pegang erat komitmen itu.

Proses pemakaian hijab saya cukup panjang. Alhamdulillah lika-liku itu saya nikmati sehingga saya menutup hijab dengan sempurna. Awal saya duduk di kelas 1 SMA, saya berupaya ingin mengenal hijab lebih dalam lagi (takhanya dikenakan menutup rambut saja). Upaya yang saya lakukan salah satunya dengan cara mengikuti Ekskul Rohis (Ekstra Kurikuler Kerohanian Islam) di sekolah saya. Bukankah untuk memperbaiki kualitas diri adalah dengan mendekati orang-orang sholeh? Itulah yang saya lakukan. Saya ingin mencintainya lebih dalam dengan saya bergabung di ekskul tersebut. Berbagai kajian saya ikuti setiap hari Jumat khusus untuk siswa muslimah (yang berjilbab maupun tidak berjilbab). Di sanalah pikiran saya terbuka dan hidayah itu bertubi-tubi mendatangi saya. Sungguh luar biasa… Saya semakin memahami Islam yang sesungguhnya sedikit demi sedikit. Dan dari sanalah saya samakin mencintainya, mencintai hijab yang sesungguhnya.

Allahu Akbar! Saya benar-benar jatuh cinta pada hijab. Cinta itu terus saya gali tanpa henti untuk mendapatkan kesempurnaan. Dan sampai sekarang saya masih terus berusaha bagaimana saya mencintainya sesuai yang Allah inginkan.

Gambar di bawah ini menunjukkan proses seseorang mengenal dan mengenakan hijab.

tingkatan hijab

Alhamdulillah sejak SMA kelas 2 saya sudah mencintai hijab di tingkat 8 hingga sekarang. Mungkin beberapa kalangan tingkatan itu masih dirasa kurang sempurna. Namun dengan ilmu yang saya dapatkan, tingkatan itu sudah cukup baik pada masa sekarang. Apalagi jaman sekarang sudah bermunculan berbagai jenis jilbab gaul. Menutup aurat tapi… (silahkan berkomentar sendiri).

Semoga saya tetap istiqomah mencintainya hingga Allah memanggil saya. Cinta Pertama dan Cinta selamanya. Aaminn…

Untuk teman-teman muslimah yang belum berhijab, yuk segera melangkah menuju kebaikan dengan menutup aurat kita. Karena ini merupakan perintah Allah.

berfoto dengan murid saya yang unyu-unyu saat mengajar di Depok tahun 2006

berfoto dengan murid saya yang unyu-unyu saat mengajar di Depok tahun 2006

bersama teman-teman seperjuangan saat mengajar di Depok tahun 2007

bersama teman-teman seperjuangan saat mengajar di Depok tahun 2007

“Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anakmu, dan isteri-isteri orang mu’min hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenal dan tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab:59).

Untuk teman-teman muslimah yang sudah berhijab, tetaplah istiqomah dan sempurnakan hijabmu agar Allah semakin mencintaimu pula.

Itu kisah cinta pertamaku, bagaimana cinta pertama teman-teman?

banner8MIngguNGeblog

12 Responses

  1. Yiahhhh… kirain cinta pertama dengan si dia… :d

  2. Mantep

  3. Suatu saat, saya pengen juga nulis ttg ini ah… #terinspirasi …:D

  4. Alhmd, cerita yg dapat mengispirasi para remaja islam untk mengenakn jilbab yg sesuai dg syariat islam.

  5. Saya pernah menuliskan ttg kisah cinta saya dengan hijab di blog. Seru juga mbak, melalui liku2 yang tak mudah. Hingga akhirnya saya mantap berjilbab. Moga2 kita istiqamah ya mbak🙂

    • Boleh nih saya minta link nya buat saya baca juga mbak Niar..
      Butuh perjuangan hebat ya, takmudah memang. Tapi Alhamdulillah dapat hidayah Allah,jd lebih mudah.
      Aamiin…

  6. Cinta yang menginspirasi, semoga kita bisa tetap istiqomah ya Bunda… dan semoga dari hari kehari kecintaan itu kian bertambah dan kian menyempurnakan hijab sekaligus tingkat keimanan kita. Insya Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: