Vote for Palestina

Assalamu ‘alaikum…

Saya mendapat pesan dari seorang teman di facebook. Isinya sbb:

NB::BACA DULU SAMPAI SELESAI

Hingga kini polling suara masih memihak Israel. Dimana umat Islam dan Arab yang biasa mengakses internet??? Saat ini, polling menyalahkan Hamas dengan 83,34 % sedangkan yang menyalahkan Israel dengan bom fosfor putihnya cuma 16,26 %. Tolong ikuti polling ini….

Sebuah cannel televisi Italia melakukan polling bertajuk:
(DENGAN BAHASA ITALI, ini artinya)

Siapa yang melanggar HAM?
* Israel, dengan penggunaan fosfor putih
* Hamas, menggunakan manusia sebagai tameng hidup-hidup
* Dua-duanya
*Tidak ada

Mari ikuti polling tersebut untuk merubah posisi sekarang ini. Pendukung Israel mulai bergerak, apa yang sudah kita lakukan?
Bela yang benar dan pilih: Israel pelaku pengguna bom fosfor yang dilemparkan ke tempat-tempat penduduk.

http://www.sondaggi.rai.it/index.php?sid=39195

klik alamat di atas dan PILIH NOMOR (1) dan kirimkan ke semua orang yang Anda kenal…

note : yang ingin translasinya silahkan gunakan google translator….
(By: Ristekmen)

SETELAH VOTE DISINI,,, LALU BUAT YANG BARU, COPAS AJA,,, BIAR JADINYA JARKOM, MOHON DIPERBANYAK..JAZAKUMULLAH KHAIRAN KATSIRAN…HAMASAH,,, HARAPAN ITU MASIH ADA!! ^^

Advertisements

Serangan Bunuh 1 Syahid dan 5 Luka

COMES: Gaza – Seorang pemuda pejuang Hamas meninggal syahid dan lima orang lainnya luka-luka dalam dua kejadian berbeda Selasa kemarin (16/05) masing-masing di Kampung Tel Hawa, barat Gaza dan di Khan Yunis dalam sebuah serangan yang pelakunya diduga dilakukan oleh aparat keamanan Palestina.

Sejumlah saksi mata menyebutkan, sekelompok orang bersenjata menumpang sebuah mobil milik aparat keamanan Palestina menyerang salah seorang komandan Al Qassam. Akibat serangan ini, seorang di antara mereka meninggal syahid yaitu Muhammad Attatar (23) dan seorang lainnya luka-luka. Mereka mendapatkan serangan pada saat keluar dari rumah komandan Al Qassam yang terletak di sebelah selatan masjid Al Amin dekat rumah presiden Palestina, Mahmod Abbas sebelah barat kota Gaza. Para penyerang berhasil lari.

Para penyerang juga melakukan kerusakan terhadap sebuah toko milik salah satu kader Hamas yang dikenal bernama Ammar Daib di wilayah proyek Betlahia sebelah utara Jalur Gaza dan menghancurkan perangkat-perangkat toko. Pemilik toko juga diancam ditembak namun akhirnya dilerai warga.

Pada saat yang sama, di Khan Yunis sekelompok penyerang tak dikenal menyerang pemuda Muhammad Misbah (28) seorang aktifis di Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer Hamas di wilayah timur Khan Yunis “Absan Besar” yang menyebabkan seorang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka sedang.

Penyerang itu mengenakan pakaian tertutup yang menumpangi mobil Escudo warna putih dan menyerang seorang pemuda Misbah di dalam tempat cukur rambut yang dia miliki. Mereka yang berada di tempat itu diminta untuk keluar.

Sumber medis menyebutkan, warga yang bernama Misbah dirawat di RS Nasher di Khan Yunis mengalami luka tiga bagian diantara di dada dengan kondisi sangat parah. Sumber medis yang sama juga menyebutkan bahwa dua orang lainnya luka yaitu Ahmad Shayyam Abu Hamd, Yusud Ismael yang mengalami luka ringan.

Sontak saja, sekelompok kader Hamas berkerumun di RS tempat korban dirawat untuk mengecam upaya pembunuhan ini. Mereka meminta Depdagri agar mengambil sikap tegas terhadap mereka yang dicurigai sebagai pelaku penyerangan. (atb)

from : http://www.infopalestina.com

Doa dan air mata untuk Irak.

“Ya Allah, Ya Tuhan kami.
Di hadapan-Mu kami akan mengadu
Di hadapan-Mu kami akan mengeluh
Menumpahkan segala gundah gulana hati kami
Mencairkan gumpalan kecewa di hati kami
Meski kami tahu, betapa banyak kami berlumur dosa kepada-Mu.
Tapi Ya Allah,
Kami tidak rela, kami tidak sudi, kami marah
Jika saudara kami dihinakan oleh tangan-tangan kotor kafir imperialis

Ya Allah, Ya Tuhan kami.
Tapi kami lemah, kami semua tak memiliki kekuatan untuk melawan mereka
Kami tak berdaya di hadapan jet-jet tempur kafir imperalis AS dan sekutunya
Ketika ratusan ledakan dahsyat mengguncang Baghdad
kami hanya mampu menelan ludah
Jawaban dari semua itu hanya air mata kesedihan
Kami tak bisa berbuat banyak Ya Allah, untuk mengusir serdadu-serdadu setan itu
Kami tak kuasa melawan kekuatan angkara murka musuh-musuh kami.

Ya Allah, Ya Tuhan kami,
Kami hanya percaya kepada-Mu. Hanya kepada-Mu
Itu sebabnya, di saat kami lemah dan tak berdaya seperti ini
Di saat hati-hati kami yang kadang gemetar menyaksikan ratusan bom dijatuhkan di atas tanah kelahiran para ulama
Di atas bumi yang pernah menjadi bagian dari kejayaan Islam di masa lalu
Tolonglah saudara kami yang tengah dihina, Ya Allah.
Kami muak, kami benci, atas kebiadaban serdadu-serdadu Amerika dan sekutunya
Mereka menikmati kebrutalannya Ya Allah
Mereka seperti menemukan sebuah permainan yang mengasyikan
Lewat jet-jet tempur yang menghujani Baghdad dengan bom
dengan tank yang siap melibas siapa saja di depannya
dan ribuan serdadu bersenjata canggih yang dipandu satelit
Sayangnya, kami cuma bisa menyaksikan dengan segala galau di hati kami
Kami tetap tak bisa apa-apa untuk melawan mereka
Kami lemah dan tak berdaya

Ya Allah, Ya Tuhan kami.
Itu sebabnya, sebagai wujud cinta kami kepada saudara kami di sana
Tolonglah saudara kami di Irak, Ya Allah.
Mereka sedang dihina, mereka sedang diinjak-injak kehormatannya
mereka sedang disayat-sayat dengan pisau kedzaliman
oleh musuh-musuh kami, musuh agama ini, dan musuh-Mu
Tancapkan keberanian di hati rakyat Irak
Agar mereka mampu melawan kesombongan kafir imperalis itu
Kristalkan ketakwaan saudara-saudara kami di Irak
Agar mereka tetap memiliki kekuatan yang akan mengalahkan musuh-Mu

Kami percaya kepada-Mu, dan hanya kepada-Mu, Ya Allah
Di saat lemah seperti ini
Di saat kami hanya mampu menyaksikan pembantaian itu di layar kaca
Kami marah, kami kecewa, kami geram, itu yang kami bisa
Di saat seperti inilah,
Kami panjatkan doa kepada-Mu
Dan kami yakin, doa adalah senjata dan kekuatan kami

Ya Allah.
Tak ada kata damai untuk AS dan sekutunya yang tengah berpesta darah di sana
Hancurkan Amerika dan sekutunya dengan tangan-tangan mereka sendiri, Ya Allah.
Hancurkan mereka dari jalan yang tak mereka sangka
Luluh-lantakan kesombongan mereka dari jalan yang tak mereka duga
Kirimkan bala tentara-Mu seperti Ababil menggulung pasukan Abrahah
Kirimkan pasukan-Mu seperti yang telah membuat bala tentara Abu Jahal terhina total di Badar
Kirimkan serdadu-Mu seperti yang telah membuat serdadu Soviet putus asa di
Afghanistan
Kami memohon kepada-Mu dengan segala kerendahan hati
Karena kami mencintai Islam dan kaum muslimin.

Ya Allah, Ya Tuhan kami
Kami sadar, bahwa penderitaan ini bukan hanya milik rakyat Irak
Kami tahu, Palestina masih membara, Kashmir tetap bergolak
dan di belahan dunia lain saudara-saudara kami terhina dan menderita
Itu sebabnya, berilah kekuatan kepada kami semua
Tancapkan keberanian di dada-dada kami
Agar kami mampu untuk berjuang menegakkan Khilafah Islamiyah
Negara yang akan melindungi kami
Sebagaimana Rasulullah saw. mengusir kaum Yahudi dari Khaibar
saat mereka melakukan makar jahat kepada kaum muslimin
Kristalkan ketakwan di hati kami
Agar kami mampu untuk berjuang menegakkan Khilafah Islamiyah
Negara yang akan melindungi kami
Sebagaimana al-Mu’tashim mengirim ratusan ribu tentaranya
ketika membela kehormatan seorang muslimah yang dilecehkan pejabat Romawi

Ya Allah, Ya Tuhan kami
Satukan hati kami
Satukan gerak langkah kami
Agar orang-orang kafir gentar dengan kekuatan yang kami miliki
Ya Allah..
Hanya doa dan air mata yang selalu menemami kegalauan hati kami
Hanya ini yang bisa kami sampaikan kepada-Mu saat ini…
Allahu Akbar!”
———————————–


Rasulullah saw. bersabda: “Perumpamaan kaum mukmin dalam hal kasih sayang,
cinta kasih dan pembelaannya bagaikan satu tubuh. Apabila salah satu anggota
tubuhnya merasa sakit (menderita), maka (hal itu) akan menjalar ke
anggota-anggota tubuh lainnya dengan rasa demam dan panas.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Qardhawi: Membantu Palestina Hukumnya Wajib

Persatuan Ulama Dunia (al ittihad al ‘alami li’ulama’ al muslimin) mendorong kepada negara-negara dan bangsa-bangsa islam untuk membantu bangsa Palestina dan pemerintahnya yang dipilih secara demokratis di dalam menghadapi pemboikotan dana dari negara-negara dan lembaga-lembaga Barat.

Seperti dilansir kantor berita aljazeera, dalam pernyataan penutupan pertemuan di Beirut, Lebanon, Kamis (06/03/06), Persatuan Ulama Dunia meminta negara-negara Arab yang telah berjanji membantu dana bagi pemerintah Palestina agar segera memnuhi janjinya.

Ketua Persatuan Ulama Dunia, Syaikh Yusuf Qardhawi mengeluarkan fatwa syar’i yang menegaskan wajibnya membantu orang-orang Palestina. Qardhawi menganggap bantuan itu sebagai kewajiban (fardhu) atas kaum muslimin.

Sementara itu seorang intelektuan dan penulis islam, Muhammad Salim Al’awa mendorong kaum muslimin untuk segera menyisihkan sebagian dari harta mereka untuk membantu orang-orang Palestina.

Disebutkan bahwa dunia Barat yang diwakili Amerika dan Uni Eropa telah memutuskan untuk menghentikan bantuan dana kepada pemerintah Palestina yang dipimpin Hamas dan hanya mencairkan dana bantuan kemanusiaan melalui lembaga-lembaga bantuan PBB.

Uni Eropa dan Amerika menggantungkan bantuan langsung kepada pemerintah Palestina dengan sejumlah syarat. Penghentian bantuan itu bisa dicabut apabila pemerintah Palestina mengakui hak eksistensi Israel, membuang kekerasan (maksudnya perlawanan bersenjata) dan menerima kesepakatan-kesepakatan sebelumnya.